yeee... akhirnyaaaa FF ini selesee juga ! tapi mian yaa kalok jelek !
sialakan di caba eh salah maksudnya BACA... read read...
Title : The Poor and The Rich
Author: Yoni Maharani
Genre : apa yaaa… ?? (*may be NC-21 PLAK
kagak2 bercanda ae gak bisa bikin NC sumpaah bisanya Cuma baca doank,,,,
hahahaha !!
Pairing : WooGyu
Cast : All members Infinite
-Woogyu, Myungyeol, Yadong, etc ! Ujong
ama author ajah.. (*PLAK
NOTE :
Seme : Nam Woohyun, Kim Myungsoo (L),
Jang Dong Woo
Ukey : Kim Sunggyu, Lee Sungyeol, Lee
Howon (hoya), Lee Sungjong
Cast tambahan :
-
Lee Jin Ki
baik, ramah, ganteng pula… (*hohoho… ish dubu ^^ toel2 pipi Onew !
-
Kim Ki Bum
Disini dia di
peranin jadi best frendnya Jinki tapi kalok biasanya Key jahanan alias
antagonis disini dia jadi protagonis okay (*PLAK au lah apa itu
But… sifatnya
yang galak end judes teteeeep…
======
PART 1 =======
Woohyun
DKK tengah berjalan menyusuri koridor kampusnya…
Dan
setiap orangpun sontak menyinkir dari hadapan segerombolan namja itu, siapa
lagi kalau bukan Nam Woo Hyun, Kim Myung Soo atau L, Jang Dong Doo, dan Lee Ho
Won atau Hoya.
Ya…
tentu saja setiap orang memilih untuk menyingkir dari pada memilih untuk
mencari gara-gara dengan mereka. Apa lagi sifat ke-4 namja itu suka seenaknya
dan Sombong to the max.
Saat
mereka tengah berjalan tiba-tiba…
DUAAAAAAAK
Sebuah
bola basket terlepar dari arah lapangan basket dan sialnya bola itu mengenai
salah satu di antara namja-namja tampan itu …
Dan
yap… bola itu mengenai tepat di kepala Woohyun…
“mi..mianhamnida
Sunbaenim !” ujar namja itu takut-takut
“mian
? ciih” Woohyun menatap namja itu dengan tatapan membunuhnya
“geurae…
kau tidak sengaja khan ? baiklah aku maafkan !” ujar Woohyun
“gamsahamnida
sunbaenim !” ujar Nampa itu bahagia bukan main… dia mengira kalau hidupnya akan
taman sebentar lagi
Tapi….
“tapi
dengan satu syarat !” potong Woohyun
DEG…
namja tadi kembali merasa aliran darahnya membeku saat itu
“hahahaha…
baiklah ! sepertinya kau sudah penasaran dengan syaratku eoh ?” Ujar Woohyun
penuh kemenangan dan dibalas seringai menakutkan dari 3 namja yang berdiri di
belakang Woohyun
“kau
harus merangkak mengelilingi lapangan !” ujarnya “kalian punya saran berapa
kali kira-kira untuk merangkak di lapangan yang hem.. tidak terlalu luas itu ?”
tanya Woohyun pada ke-3 temannya
“kalau
menurutku ! 10 kali sudah cukup !” ujar Hoya tersenyum sadis
“kasian
nanti dia ketagihan ! bagaimana kalau 50 kali saja ?” jawab Myungsoo dengan
senyum dinginnya
“eoh,,
sepertinya 50 saja sudah cukup !” balas Dongwoo
“jeoha… lakukan seperti apa yang ku perintahkan !”
ujar Woohyun
“ta..
tapi.. sunbaenim !” jawab namja itu gugup plus takut plus tidak sanggup
membayangkan hal itu… rasanya dia ingin pingsan duluan
“SEKARANG
!” bentak Woohyun
“camkkanman !” teriak seseorang
Namja
cute, tampan, sexy,, dan cukup menggoda iman… dengan bibir merah tipis bagai
buah cerry yang siap untuk di lahap dan rambut coklat almond serta mata sipit
yang menambah kesan cute pada namja yang tengah berjalan menghampiri Woohyun Cs
dan namja yang bisa di katakana korban Woohyun Cs situ…
Siapa
lagi kalau bukan Kim Sung Gyu.. mungkin dia juga tergolong junior disini,, but
namja bermarga KIM ini paing tidak tahan jika melihat sebuah penindasan.
“wuaah,,
!” ujar L
Woohyun
hanya menatap Sunggyu diam dalam kekagumannya !
“pergilah
!” ujar Sunggyu
“tapi,,,
!”
“cepat
pergi atau kau mau merangkak di lapangan ? tenang saja aku yang akan menanggung
semuanya, cepat pergi !” ujar Sunggyu
Dan
dengan senang hati dan tanpa pikir panjang namja itu pergi dengan sesegera
mungkin, dalam hati dia juga sedikit tidak tega dengan Sunggyu tapi mau
bagaimana lagi…
“mian…
aku tidak bermaksud untuk melawanmu SUNBAENIM !” ujar Sunggyu
“tapi
alangkah tidak baik jika kau membesar-besarkan masalah tadi sampai seperti ini…
sungguh kau bukan hanya tidak pantas untuk menjadi seorang mahasiswa !
derajatmu lebih rendah dari anak SD !” ujar Sunggyu menatap tajam Woohyun
Woohyun
hanya tersenyum …
Woohyun
menatap mata Sunggyu dalam… lalu dia berjalan sidik mendekat kearah Sunggyu
“neomu
kyeopta eoh ! kau mau menemaniku malam ini ?” tanya Woohyun
PLAK…
Sontak
Sunggyu menampar Woohyun
“mianhae….
Nam Woo Hyun Sunbaenim ! aku bukan namja murahan !” ujar Sunggyu lalu pergi
begitu saja… dan entah kenapa Woohyun juga membiyarkannya pergi
“Yaaa…
Michosso ?” tanya L pada Woohyun
“aku
ingin kalian mencari tahu siapa dia… ingat sedetail mungkin ! aku tunggu
hasilnya nanti malam jangan sampai lewat jam 7 eoh ?” ujar Woohyun lalu pergi
entah kemana
“apa
dia jatuh cinta ?” tanya Dongwoo
“maybe
YES” jawab Hoya
“maybe
NO” jawab L
Lalu
ketiganya saling berpandangan dan menghela nafas panjang bersamaan
*****
“igo…
biodata namja pujaanmu itu ! lengkap beserta asal usul dan semua
detail-detailnya !” ujar L
Lalu
Woohyun mengambil lembaran kertas yang berisikan semua hal yang berkaitan
tentang namja yang sempat menamparnya tadi pagi…
“kau
menyukainya ?” tanya Dongwoo
“eoh
! sangat !” ujar Woohyun
“seleramu
lumayan bagus juga ! tapi perlu kau garis bawahi ! dia itu bukan dari kalangan
elit Hyun… aku tidak yakin hubungan kalian akan berjalan baik !” ujar Hoya
“tentu
saja akan berjalan baik ! yang tidak baik hanya bagaimana cara mendapatkannya
!” ujar L
“cih,,,
kalau hanya mendapatkannya itu bukan hal yang sulit ! kau tau kan aku sangat suka
tantangan ! semakin sulit maka aku juga akan semakin gesit !” ujar Woohyun
ala-ala iklan speda motor Yamaha (*PLAK
“iya
lah susah kalau bicara dengan orang yang sedang terlanda kasmaran !” ujar
Dongwoo
“geurae..
kalian boleh pulang,, pulang sana,, !” ujar Woohyun dan masih tetap focus pada
kertas yang di bacanya…
Dan
dengan gak ikhlas di usir oleh sahabat kurang ajarnya itu L, Dongwoo, dan Hoya
terpaksa pulang dengan tangan hampa,,, padahal tadinya mereka ngarep dapet
makan gratis (*LOL
Keesokan
harinya…
“Sungyeol-ah
!” panggil seseorang dari arah belakang
Merasa
namanya di panggil Sungyeolpun menoleh ke arah sumber suara
“oh,,,
Kau Gyu ! wae ?” tanya Sungyeol
“aish,,
dari mana saja kau ! kenapa tidak ikut jamnya Mrs. Yoon ?” tanya Sunggyu
“bukannya
aku mau bolos… kau tau kan bukan tipeku untuk urusan bolos membolos ! tadi
mobilku macet… jadi terpaksa aku harus menunggu mobilku di perbaikki ! mana
tadi aku kesiangan juga terus Dompetku ketinggalan pula ! aish pokoknya hari
ini benar-benar DAEBAK !” ujar Sungyeol
“lalu…
kau bayar ongkos benerin mobil pakek apa ?” tanya SUnggyu
“yeah
itulah… tadi aku bertemu seseorang yang baik hati ! dia dengan suka cita mau
membantuku membayar ongkos service !” ujar Sungyeol
“jinjja
? wuaah,,, baik sekali dia ! siapa namanya ?” tanya Sunggyu
“molla
! aku tidak sempat bertanya namanya habis dia buru-buru pergi, tapi aku tidak
asing sih sebenarnya dengan wajahnya…. Apa jangan-jangan dia sineor kita yaa ?”
tanya Sungyeol
“mungkin
saja… lagi pula kita khan masih mahasiswa baru disini! Jadi… wajar-wajar
sajalah kalau kau tidak tau dia !” ujar Sunggyu
“oh,,,
iya ! kalau begitu… bagaimana kalau nanti sepulang kuliah aku traktir makan ?”
tanya Sungyeol
“anni..
aku sibuk ! aku harus kerja nae yeol… kalau aku tidak kerja mau makan apa aku
!” ujar Sunggyu
“ayo
lah kali iniiii saja ! eoh ?” bujuk Sungyeol
“aku
bukan orang kaya sepertimu yeol ! ayolah kau tau aku khan ?” ujar Sunggyu
“baiklaaah,,,
terserah kau saja ! aku ajak Jongie aja kali yaa ?” pikir Sungyeol
“hem..
ide bagus !” jawab Sunggyu
Lalu
mereka berjalan menuju perpustakaan !
(*biasa orang rajin coy,, gak kyak author baca buku aja males,, tapi kalok udah
baca novel, komik en teman2 huuh betah dach ! wkwkwkwk
****
“jadi
bagaimana ?” tanya Hoya
“apanya
yang bagaimana ?” tanya Dongwoo
“aigoo…
my dino my lope-lope… itu Woohyun mau berulah apa lagi ?” tanya Hoya
“ooh,,,
katanya sih dia mau melakukan hal ekstrim hari ini ! aku tidak sanggup
membayangkannya ! sudahlah tidak usah di pikirkan !” ujar Dongwoo
Tidak
lama kemudian Myungsoo muncul…
“waaah,,,
L kau tega sekali bolos gak ajak-ajak… dari mana saja kau Jam kuliah kita sudah
habis !” ujar Hoya
L
hanya senyum-senyum gaje
“yah,,
malah senyum-senyum lagi ! waeyo ? kau kesambet eoh?” ujar Dongwoo
terbingung-bingung ria oleh sikap sahabatnya yang super aneh bin gaje mendadak
itu
“tadi
mobilku bermasalah..” jawab Myungsoo
“lalu
ada apa dengan wajahmu ?” tanya Hoya
“gwenchana…
aku hanya baru saja bertemu dengan seseorang !” ujar L lalu pergi entah kemana
Sesaat
Hoya dan Dongwoo saling bertatapan menandakan mereka bingung dengan sifat L
yang pendiam dan dingin itu mendadak menjadi ramah dan lebih sering tersenyum…
“orang
itu benar-benar emejing !” ujar Dongwoo lalu menatap Punggung L yang sudah
menjauh
“kira-kira
orangnya seperti apa ya ?” tanya Hoya
“molla
!” sahut Dongwoo
***
“Sunggyu-ya
!” panggil seseorang
“oh
.. wae ?” tanya Sunggyu lengkap dengan senyum manisnya
“apa
kau punya waktu ? aku butuh bantuanmu mempelajari BAB 2” ujar Nampa tampan itu
“ah
geurae !! tunggu aku di taman depan eoh ! aku akan segera kesana, aku harus
menyerahkan laporanku ke Mr. Jung dulu” jawab Sunggyu
“baiklah
! sampa jumpa !” ujar Nampa itu lalu pergi dan tentunya dengan wajah bahagia
tiada tara !
Yap…
dia adalah namja yang diam-diam menaruh hati pada namja imut itu…
Lee
Jin Ki
Kaya,
tampan, baik hati… tapi pangeran baik hati inipun berubah menjadi monster
ketika sesuatu hal yang paling berharga dalam hidupnya di ambil oleh orang
lain… ya dia adalah Kim Sung Gyu !
Lalu
sunggyu melanjutkan langkahnya lagi tapi di tengah perjalanan dia melihat
orang-orang tengah mengerumuni .. entahlah apa itu ! Sunggyu tak mau tau
Tapi…
“yaaa….
Apa yang kau lakukan eoh ? Lihat ! ponselku rusak.. kau tau harga ponselku
berapa ? harga dirimu saja tidak cukup untuk membelinya !” teriak seseorang
penuh emosi
Dan
hal itu membuat Sunggyu menghentikan langkahnya dan memilih untuk menerobos
masuk ke tengah-tengah kerumunan itu…
Dan
benar saja orang itu adalah Nam Woohyun lengkap dengan ke tiga temannya L,
Hoya, dan Dongwoo yang diam di belakang Woohyun dengan tatapan mengejek
“mianhamnida
Woohyun-ah ! aku tidah sengaja… aku tadi benar-benar sedang terburu-buru !”
jawab yeoja itu sambil menangis
“LALU
APA GUNANYA MATAMU ! HAAAA ? APA AU TIDAK MELIHATKU BERJALAN DISINI ? APA KAU
BUTA ?” teriak Woohyun
“YAAA…
NAM WOO HYUN !” teriak Sunggyu
“apa
kau gila ? kau menghina seorang yeoja di depan banyak orang ? DI MANA
PERASAANMU HAAAAA ?” ujar Sunggyu
“mwo
? kau mau jadi sok pahlawan lagi ?” ujar Sunggyu meremehkan “kau tau gadis ini
sengaja menabrakku dan dia menginjak ponselku… wajar kalau aku marah !” ujar
Woohyun
“tapi
dia tidak sengaja !” jawab Sunggyu
“dari
mana kau tau kalau dia tidak segaja ! huh ?” Woohyun mendekat kearah Sunggyu
“dia itu salah satu dari fans-fansku ! lalu dia menabrakku agar bisa
menyentuhku ! dan aku tidak sudi jika harus bersentuhan dengan tangan-tangan
kotor seperti dia !” jawab Woohyun
“GEURAE
! AKU YANG AKAN BERTANGGUNG JAWAB !” jawab Sunggyu lantang dan membuat yeoja
tadi membelalakkan mata, begitu juga semua orang yang ada disana
“cih
orang miskin sepertimu mana mampu membeli ponselku ? kau mau membelinya dengan
apa, eoh ?” ujar Woohyun dengan tatapan meremehkan
Sunggyu
terdiam seribu bahasa…
“cih,,
kau tidak bisa kan ? aah… arra… arra… bagaimana kalau aku memberimu tawaran !
kalau aku akan menganggap semua ini tidak pernah terjadi… asalkan kau datang ke
apartemenku nanti jam 3 sore !” ujar Woohyun
“kalau
aku tidak mau !”
“kau
akan tau akibatnya chagy !” seringai Woohyun
“igo…
alamat apartemenku ! ingat jangan terlamabat !” ujar Woohyun lagi lalu pergi
begitu saja
Setelah
kepergian Woohyun
“Sunggyu-ya
! gomawo !” ujar yeoja tadi
“oh,,
nde Noona ! dia itu memang sedikit gila !” ujar Sunggyu
***
“Sungyeol-ah
!” panggil Jinki
“oh,,
kau hyung ! ada apa ? nungguin pujaan hatimu ya ?” ujar Sungyeol yang memang
tau perasaan Jinki pada Sunggyu dan ironisnya Sunggyu tidak pernah sadar juga
tentang perasaan teman sekelas sekaligus sahabatnya itu
“Yaa,,
jangan keras-keras !”
“wae…
lagian hyung kenapa gak bilang aja sih kalau Hyung menyukai Gyu ! keburu di
ambil sama itu tuh sineor kita ! denger-denger dia naksir loh sama Gyu !” ujar
Sungyeol
“haah
? nugu ? sineor kita yang mana ?” tanya Jinki
“itu
ketua gank gak jelas, cucu pemilik Universitas kita !” ujar Sungyeol
“Nam
Woohyun ?” tanya jinki
“memang
siapa lagi ?”
“cih…
dia ? mana mungkin Sunggyu menyukai Namja seperti dia ! kau tau sendirikan
sunggyu paling membenci orang yang sombong seperti mereka !” ujar Jinki
“memang
! tapi … hyung waspada saja !” ujar Sungyeol
“heem…
baiklah terserah kau saja !” jawab Jinki… lalu dia berfiki cukup keras ‘tapi
Woohyun adalah orang yang berbahaya… mungkin saja dia bisa mendapatkan Sunggyu,
heem.. benar kata Sungyeol aku harus bertindak cepat ! atau.. aah anni.. anni..
Sunggyu adalah milikku !’ ujar Jinki dalam hati lalu dengan setia dia menunggu
Sunggyu di abngku taman itu
****
Jam
3 Sore
Sunggyu
perlahan-lahan melangkahkan kakinya di gedung bertingkat itu… dan sekarang dia
sudah sampai di lantai 9 yang merupakan letak apartemen mewah milik Woohyun
Nomor
777 (*ngawur
buuuk
Dengan
ragu-ragu dia memasukkan kartu akses untuk masuk ke apartemen mewah itu yang
memang sudah Woohyun berikan padanya entah kenapa namja songong itu
memberikannya kunci…
KLEK…
Sunggyu
membuka pintu apartemen itu..
Nyaman..
minimalis tapi sangat mewah ! ‘waaah’
dalam hati Sunggyu terkagum-kagum
“kau
sudah datang ?” ujar seseorang
DEG
Sunggyu
tercengang begitu melihat Woohyun yang hanya memakai boxer dan handuk di
kepalanya “mian aku baru selesai mandi !” ujar Woohyun sambil tersenyum (*oh my god Woohyun tutupi aurot kamu ! author lempar sarung … PLUK
Detak
jantungnya semakin tak karuan… ‘Ya Tuhan
.. ada apa denganku ?’ gerutu Sunggyu dalam hati
“duduklah,,,
!” ujar Woohyun
“eem…
kau tau kenapa aku menyuruhmu kesini ?” tanya Woohyun
Dengan
cepat Sunggyu menggeleng
Woohyun
terkekeh “baiklah.. aku akan memberitaumu !” ujar Woohyun
“pertama
kau sudah menamparku di depan umum, dan hal itu bisa ku maafkan karena aku
menyukaimu, dan yang kedua tadi kau mau bertanggung jawab untuk mengganti
ponselku yang rusak, yeah…. sebenarnya aku bisa beli lagi… tapi karena kau mau
ganti rugi yaa tidak apa-apa !” ujar Woohyun
“jadi
apa yang harus ku lakukan ?” ujar Sunggyu tak sabaran
“arra…
! jadi aku menyuruhmu kesini untuk mengganti rugi dengan cara kau bekerja di
apartemenku ! bersih-bersih,, mencuci pakaian, merapikan apartemen, memasak,
dan lain-lain… eem.. tidak lama ! hanya 1 bulan saja … otthe ?” tanya Woohyun
Sunggyu
berpikir sejenak
“tenang
saja.. aku akan menggajimu !” ujar Woohyun
“baiklah…
hanya 1 bulan khan ?”
“ye
!” ujar Woohyun
“geurae..
aku setuju ! kalau begitu apa aku boleh pergi ?” tanya Sunggyu
“anni,,,,
! siapa bilang kau boleh pergi, kerjakan dulu pekerjaanmu, baru kau boleh pergi
!” ujar Woohyun seenak jidat
“mwo
? jadi mulai sekarang ?” tanya Sunggyu
“TAHUN
DEPAN ! ya sekarang lah,, sudah sana kerja !” ujar Woohyun menoyor jidat
Sunggyu
Dengan
perasaan campur aduk Sunggyu mengerjakan pekerjaannya… dalam hati dia mengumpat
semua hal buruk tentang Woohyun
“issh,,
dasar namja sialan, menyebalkan, memuakkan, gila, pabbo, sombong,,,, cih ! aku
yakin dia itu Namja yang tidak punya hati ! memang dia kira dia itu siapa menyuruh-nyuruhku
seperti ini ! kalau saja bukan karena aku punya hutag padanya aku tidak akan
mau melakukan ini ! ish..” dalam hatinya sedikit ada penyesalan kenapa dia
harus bilang kalau dia mau bertanggung jawab.. tapi yasudahlah, semuanya sudah
terjadi.
Sementara
Sunggyu tengah bersusah payah membersihkan Woohyun malah duduk enak menonton TV
sambil menikmati makanan yang dia pesan !
Pluk…
Woohyun
membuang bungkus Snacknya kesembarang arah ! dan hal itu membuat Sunggyu
sedikit kesal tapi akhirnya di biyarkan saja dan mengambil bungkus itu lalu
membuangnya ketempat sampah… TAPI ! hal itu berlangsung bukan hanya satu kali…
tapi berkali-kali
Awalnya
dia biyarkan ! lalu kedua kalinya dia tetap biyarkan
Ketiga
dia sedikit berdecak…
Keempat…
dia mengumpat kesal pada Woohyun tapi tidak di gubris oleh Woohyun
Hingga
yang kesekian kalinya
“YA..
NAM WOO HYUN ! KAU TIDAK LIHAT DISANA ADA TEMPAT SAMPAH EOH ?” omel Sunggyu
yang sudah merasa letih plus jengkel dibuatnya
“tempat
sampahnya jauh ! tanganku tidak sampai kalau harus kesana !” balas Woohyun
“lalu
apa gunanya kakimu .. ka…”
“aku
malas ! lagi pula kau disinikan bertugas membersihkan tempatku ! lalau apa
gunanya kau kalau aku harus membuang sampah di tempat sampah !” ujar Woohyun
memotong perkataan Sunggyu dengan seenaknya
“huuuh..
tenang Kim Sunggyu tenang !” ujar Sunggyu sambil mengelus-elus dadanya
“apa
kau mau apa sekarang ? menamparku ? menghajarku ?” balas Woohyun ketika
menyadari Sunggyu menatapnya sinis
“itu
yang dari tadi ingin kulakukan !”
BUG
BUG BUG BUG !
Sunggyu
memukuli Woohyun dengan sapu sementara Woohyun menangkisnya dengan bantal
“yaa…
yaa… hentikan !” teriak Woohyun
“apa
hah ? kau mau apa ?” ujar Sunggyu dengan masih memukuli Woohyun tanpa ampun
TUK…
“aaaaaaaaaaaaaaaaah….”
Pekik Woohyun sambil mengelus-elus kepalanya
“oh
? appo ?” tanya Sunggyu dengan polosnya dan menghentikan aksi brutalnya
“ya
iyalah pabbo ! apa kau gila hah ?” umpat Woohyun kesal
“arra,,
mianhae ! aku salah… tapi kau duluan yang membuatku kesal !” ujar Sunggyu
Woohyun
hanya mendengus kesal sambil mengelus kepalanya !
“Woohyun-ah
! sudah hampir malam ! aku pulang eoh .. annyeong !” ujar Sunggyu lalu kembali
kedapur dan mengambil tasnya
“Sunggyu-ya
!” panggil Woohyun saat Sunggyu akan membukan pintu
“wae
?”
“biyar
ku antar ! sepertinya hujan !” ujar Woohyun dan benar saja di luar Nampak
gerimis
“hem,,
anni,, aku bisa naik bus ! tapi kalau boleh aku pinjam payung saja !” ujar
Sunggyu
“sudahlah…
aku antar saja !”
“yasudah
! terserah kau saja !” jawab Sunggyu
“tunggu
! aku ganti baju dulu !” Woohyun sontak
berlari cepat menuju kamarnya, dan hal itu membuat Sunggyu terkekeh
“cih…
ada apa dengan dia ?” dengus Sunggyu lalu duduk di sofa ruang tamu minimalis
itu
Tidak
lama kemudian Woohyun keluar dengan celana jeans panjang dan kaus merah !
“kajja
!” ujar Woohyun
dan
akhirnya Woohyun mengantar Sunggyu pulang kerumah…
“ini
rumahmu ?” tanya Woohyun
“ne
? wae ?”
“tidak
terlihat jelek ! tapi bukannya kau ..”
“miskin
? yatim piatu ?” tanya Sunggyu
“aah,,
b.. bu.. bukan maksudku seperti itu !” Woohyun salting
“hahaha..
gwenchana ! aku sudah biasa mendengar hal seperti itu, masuklah bahaya jika
berkendara dengan hujan seperti ini !” ujar Sunggyu, well… benar kata sunggyu,
memnga tidak baik jika harus berkendara dengan situasi hujan yang sangat lebat
di tambah petir yang terus menyambar.
Lalu
Woohyun memarkirkan mobilnya di garasi mobil milik Sunggyu ! dia sempat
berfikir
“sepertinya
sunggyu orang kaya ! tapi banyak yang bilang dia miskin ! sebenarnya mana yang
benar” Woohyun bertanya-tanya dalam hati dan mengikuti langkah Sunggyu
“aku
buatkan teh !” ujar Sunggyu masuk ke dalam rumahnya yang sederhana
Tidak
lama kemudian dia keluar dengan nampan yang berisikan 2 cangkir teh !
“minumlah
!”
“jadi…
sebenarnya kau itu..”
“kau
heran ya ?” tanya Sunggyu lalu tersenyum
“memang
dulu keluargaku termasuk hidup bekecukupan ! tapi ketika aku berusia 12 tahun
orang tuaku meninggal dalam kecelakaan saat kami akan berkunjung kerumah nenek
! hanya aku yang selamat dalam kecelakaan itu, dan setelah itu mereka mengambil
semua kekayaan eomma dan appa ! dan rumah ini adalah satu-satunya peninggalan
orang tuaku ! dan aku berjanji sampai aku mati tidak akan pernah menjual
sedikitpun isi dari rumah ini ! sementara mereka,,,,, sampai sekarangpun mereka
sama sekali tidak pernah mencariku atau mengunjungi tempat ini” ujar Sunggyu
“mereka
? mereka siapa ?”
“semua
! paman, bibi, dan saudaraku ! mereka saling berebut harta benda orang tuaku !
tanpa perduli padaku !” ujar Sunggyu sambil sesekali menghela
“ah,,
sudahlah,, jangan bahas hal ini lagi !” ujar Sunggyu
Woohyun
menatap Sunggyu dalam dalam hatinya terbesit perih yang begitu dalam, seperti
dia juga turut mengalami hal itu juga ! dia juga merasa tidak asing dengan
namja cute itu
‘apakah kita
pernah bertemu jauh sebelumnya Gyu ? apakah kau orang itu ? mungkinkah ?’ ujar Woohyun
dalam hati ingin dia mencari tau lebih dalam tentang namja yang dia suka itu
tapi dia tidak mau membuat Sunggyu semakin sedih mengingat masa pahit itu… lalu
mengingat hujan sudah mulai reda Woohyun memutuskan untuk pulang
****
“Jinki…
Sunggyu !” panggil seseorang yang tak lain adalah Sungyeol
“oh,,,
yeol !” ujar Jinki
“hey
! kenalkan ini temanku namanya Kibum !” ujar Sungyeol
“annyeong
Kibum-shi !” ujar Sunggyu dan Jinki mereka lalu berkenalan !
“annyeong
!” balas Kibum
“eem,,
sepertinya kita pernah bertemu !” ujar Kibum pada Jinki
“ne,
aku juga sepertinya pernah bertemu denganmu !” jawab Jinki sementara Sunggyu
dan Sungyeol hanya berdiam ria
“aah,,,
yeol ! bisa temani aku mencari buku ?” tanya Sunggu
“ne
? aku kenapa ti…”
“aah,,
ayolah ! Jinki-ya ! kibum-an ! kamu pergi dulu eoh.. annyeong !” ujar Sunggyu
memotong pembicaraan Sungyeol dan seenak jidat menyeret Sungyeol pergi entah
kemana
***
‘Kalau di
piki-piki Kibum seperti tokoh antagonis tapi ketika aku bicara banyak dengannya
kenapa dia terlihat begitu lembut dan menurutku….. cute, manis, dan
menyenangkan ! apa aku menyukainya ? hey ? anni… aku menyukai Gyu ! mana
mungkin aku bisa berpaling ke hati lain !’ batin Jinki
(*okey ! kalaok
biasanya Key di bikin tokoh antagonis ! makan disini terbalik ! ocheeeeeeeeee…
jangan pada protes yaa…
‘Lee Jinki… aku
sebenarnya sudah sekian lama menyukaimu ! yaah,,, tepatnya saat kau menolongku
dari kakak kelas saat kita di SMA dulu ! awalnya aku memang pura-pura lupa
denganmu ! tapi ternyata kau masih mengingatku ! kau tau aku sangat senang bisa
bertemu denganmu lagi’ batin Kibum sambil tersenyum bahagia
Sementara
Kibum dan Jiki masih sibuk dengan dunia mereka
“yaa,,,
kenapa kau menyeretku eoh ?” omel Sungyeol kesal
“hey,,,
kau tidak lihat wajah Kibum tadi ? sepertinya dia menyukai Jinki ! dan kalau
dilihat sepertinya Jinki juga menyukainya !” ujar Sunggyu
“yaa,,
pabbo ! mana mungkin jinki menyukai Kibum !” Sungyeol menoyor kepala sahabatnya
itu
“wae
? Kibum Oke, cute, manis memang apa yang membuat Jinki tidak menyukainya ?”
tanya Sunggyu
“yaa
tentu tidak ! Jinki kan menyukai m…”
“menyukai
siapa ?” tanya Sunggyu
Sungyeol
kembali menelan kata-katanya ‘hubf..
hampir keceplosan ! his,, Sunggyu itu begok bin O’on dech ! padahal Jinki udah
baiik banget perhatian banget tapi dia gaaaak nyadar juga… perasaan dia
mahasiswa ber IQ tinggi tapi kenapa dia lemot yaa kalau di bidang cinta ? aah
tau ah ! aku bisa gila sendiri kalau memikirkannya’ runtuk Sungyeol dalam
hati
“yea,,,
tentu menyukai seseorang ! yang aku juga tidak tau itu siapa !” jawab Sungyeol
asal
Tiba-tiba
Ketika
mereka tengah asik berjalan
“annyeong
!”
“wuaah
KAU !” pekik Sunggyu enegh
“KAU
!” pekik Sungyeol dan L
Dan
sontak hal itu mendapat pusat perhatian dari yang lain
“kalian
saling mengenal ?” tanya Sunggyu
“anni…
dia namja yang kuceritakan yang menolongku waktu mobilku bermasalah !” bisik
Sungyeol pada Sunggyu
“oooh…
“
“eem..
yang kemarin gomawo eoh ?” ujar Sungyeol salting
Begitu
juga L “o..oh… nde ! gwenchana ! aku senang bisa membantu !” jawab Myungsoo
“jangan
lupa nanti jam 3 ! jangan telat…” ujar Woohyun memperingatkan
“hah
? kalian mau ngapain jam 3 ?” cerocos Dongwoo
PLETAK
Hoya
memukul kepala Dongwoo “jangan berpikir macam-macam !” omel Hoya
“ish..
aku khan hanya minta kepastian chagy !” ujar Dongwoo pada kekasih tercintanya
itu
“hey…
tentu saja kencan ! dandan yang manis eoh honey… aku tunggu di apartemenku !”
ujar Woohyun dengan nada err…. Sensual yang bikin orang kagak nahan (*author ngiler
Sunggyu
bergidik jijay “apa ? kencan ? kau bilang hal seperti itu kencan ! kau gila eoh
? kau hampir membuatku mati kelelahan karena tidak sempat bernapas ?” balas
Sunggyu
“HAAA
? GYU KAMU NGAPAIN ?” tanya Sungyeol mulai negative thinking dan begitu pula
dengan Hoya, Dongwoo, dan Myungsoo
“tapi
khan nikmat ?”
“NIKMAT
? iya makan tuch kemarin ? nikmat khan ?” ujar Sunggyu lalu pergi sambil
menyeret Sungyeol
“yaa,,,
Nam Woohyun ! kau benar-benar melakukan hal ekstrim kemarin ? di apartemenmu ?
jadi kau menyuruh Sunggyu ke apartemenmu kalian… kalian itu ?” tanya Hoya
“itu
apa ? bicara yang benar ! aku tidak mengerti maksud kalian !” ujar Woohyun lalu
berjalan mendahului ketiga namja yang masih terbingung-bungung ria itu
“kau
melakukan hal it dengan Sunggyu kan ?” sergah L
“wae
? memang kenapa ? ada yang salah dia juga mau sendiri…” ujar Woohyun
“HAAAAAAAAAAAAAAA
!!” pekik Hoya, Dongwoo, dan L kompak
“kalian
gila eoh ?” dengus Woohyun terheran-heran dengan tiga sahabatnya itu
***
“Gyu,,
kau baik-baik saja kan ? kau di apain sama Woohyun sialan itu hah ?” tanya
Sungyeol
“ne,,,
kau tenang saja aku baik-baik saja !” ujar Sunggyu
“tapi…”
“aah,,
jangan anggap omongan dia ! aku di suruh ke apartemennya hanya untuk menjadi
pembantu saja ! untuk mengganti ganti rugiku dengan ponselnya !”
“ponsel
?”
“ne..”
“huh
?” Sungyeol terbingung-bingung
“Sudahlah
jangan dipikirkan !” ujar Sunggyu
“tapi
kalau ada apa-apa bicaralah padakau eoh ? dia itu memang namja yang kurang ajar,
seenaknya sendiri, tapi dia juga kadang baik sih !” ujar Sungyeol
“kau
tau dari mana ?” Sunggyu menatap Sungyeol dalam
“aaah…
itu ! aak..ak..aku ! aakuuuu… aku tau dari fans-fansnya ! kebetulan temanku itu
fansnya Woohyun !” ujar Sungyeol
“jinjja
?”
“nde,,,
kau tidak percaya padaku ?” tanya Sungyeol
“arraseo
! aku percaya padamu !” jawab Sunggyu
****
Setelah
itu hampir setiap hari Sunggyu datang unruk menbersihkan apartemen yang tidak
layak di sebut apartemen itu lebih tepatnya tempat pembuangan sampah !
Dan
berbagai macam hal telah dia lewati dari berteriak kesal, atau kadang tertawa
dan juga hal-hal lainnya yang membuat dia tau bagaimana Woohyun lebih dalam
begitu juga dengan Woohyun, meski dia berpura-pura cuek atau kadang juga iseng
di dalam hatinya dia perhatian pada orang yang dia suka dan hal itu memang
Sunggyu ketahui…
Suatu
hari Woohyun tengah bersiap untuk mengantar Sunggyu pulang seperti biasa !
“kau
sudah siap ?” tanya Woohyun pada Sunggyu yang masih berkutat di dapur
“ne…
kajja ! aku lupa harus mengerjakan tugasku ! aissh,,,” dengusnya
“cih…
memang kapan kau tidak lupa ! untung kau tidak lupa memakai baju hari ini”
cibir Woohyun
“yaa,,,
kau pikir aku orang tidak warah eoh ?” teriak Sunggyu
“aish,,,
kenapa kau selalu berteriak padaku eoh ? memang aku ini anakmu apa !” omel
Woohyun
“membayangkan
aku punya anak sepertimu saja aku tidak sanggup !” jawab Sunggyu
“aah,,
molla molla molla ! ayo pulang kau mau ku antar tidak !”
Well…
mereka keluar dari apartemen mewah milik Woohyun, dan setelah itu… selama
perjalananpun mereka tidak berhenti bertengkar padahal semua yang mereka
debatkan tidak dan nggak penting bangeeet… (*aah
author sebenarnya ikut pusing !
Dan
saat itu mereka tengah terjebak lampu merah… lalu seorang pengamen tua menghampiri
mobil mewah milik Woohyun .. dan apa yang terjadi.. bukannnya memberi uang
Woohyun malah memaki-maki pengamen yang tak berdaya itu … dan hal itu berakhir
dengan Sunggyu memberi uang kepada pengamen itu dan menghentikan aksi Woohyun.
“aah,,
kau itu terlalu picik ! sombong ! menyebalkan, kurang ajar, dan semuaa hal
buruk ada padamu ! ku kira kau berubah ! tapi ternyata tidak… coba kau
bayangkan jika kau berada di posisi mereka haah ? apa yang akan kau lakukan ?”
omel Woohyun
“yaa…
! aku tidak mungkin menjadi seperti mereka !” ujar Woohyun dengan santainya
“terserah
kau saja… bagaimana kalau hal yang ku alami terjadi padamu ! di saat kau tengah
hidup dengan semuaa fasilitas yang serba mewah tiba-tiba keluargamu terjatuh
bangkrut ?”
“kau
menyumpahiku agar keluargaku bangkrut begitu ?” pekik Woohyun lalu Woohyun menjalankan mobilnya begitu
melihat lampu hijau…
Sunggyu
hanya diam… dia menatap lurus kedepan…
“kau
tau Hyun ! kau dan aku sebenarnya tidak jauh berbeda !” ujar Sunggyu dengan
nada lirih dan masih serius menatap kedepan
“dulu…
aku adalah anak seorang pengusaha kaya… apapun yang kuminta selalu aku dapatkan
! dulu aku juga somnong sepertimu, egois, tidak pernah memikirkan perasaan
orang lain, yang ku pikirkan hanya kesenanganku saja,,,, “ tambahnya lagi kali
ini nadanya mulai bergetar
“tapi
sekarang ? apa ? orangtuaku meninggal di sebuah kecelakaan, halmonie… saat itu
yang menjadi satu-satunya keluarga yang kumiliki dan peduli padaku juga pergi
meninggalkanku untuk selama-lamanya dan begitulah semuanya berakhir.. aku hidup
sendirian tapa sanak keluarga… mencari uang sendiri… membiayai uang pendidikan
dan kebutuhanku sendiri… ! seharusnya kau bersyukur kau masih di atas sekarang
!” ujar Sunggyu tanpa sadar air matanya jatuh…
“mi..mian...
mianhae ! aku tidak bermak…”
“gwenchana…
aku hanya mingingatkanmu saja… bahwa roda pasti berputar… begitu juga kehidupan
kita , aku tidak ingin kau melakukan hal itu lagi ! karena aku tau menjadi
mereka !” ujar Sunggyu
“nde,,,”
jawab Woohyun, dalam hatinya dia meruntuki dirinya sendiri karena sudah membuat
orang yang dia cintai menangis …
Ya
perasaan suka Woohyun memang sudah berubah menjadi cinta… dia sekarang sadar
rasa kagumnya bukan semata karena fisik Sunggyu saja tetapi hati Sunggyu yang
begitu lembut dan baik, yeah meski sifatnya agak …. Galak !! ^^
Tidak
lama kemudian Woohyun memarkirkan mobilnya di depan rumah Sunggyu
“Gyu…
maafkan aku !” ujar Woohyun lagi
Sunggyu
hanya tersenyum tipis lalu keluar dari mobil Woohyun tanpa mengatakan sepatah katapun
Setelah
Sunggyu masuk ke rumahnya …
“aaaah,,,
pabbo ! kenapa kau lakukan itu NAM WOO HYUN !” teriaknya, yeaah tapi semua
sudah terjadi,,, dia terang-terangan sudah membuat Sunggyu terluka…
“aku
harus minta maaf !” ujarnya penuh dengan ambisius…. Dia memang paling tidak
tahan kalau Sunggyu sudah mengibarkan bendera ngambeknya (*haah ? apa’an bendera ngambek ! emang ada ??? #PLAK suka-suka gw laah
Tiba-tiba
saat dia enggan menjalankan mobilnya.. ponselnya berbunyi…
“nde…
eomma ! waeyo ?” tanya Woohyun
“…..”
“Mwo
???”
=========
TBC =========
Jadi begitulah
cerita di part 1 ! mungkin konfliknya masih belom banyak-banyak… ini masih
dikit-dikit ajaah (*hehehehe…
Map yak klok
jelek ! en map klok banyak typo nya… heheheh maklum lah Authornya agak sarap !!
kasian banget dech mimy ... hidupnya sesangsara.. didy blagu pula !
BalasHapuslanjut ya Onn... ! lama gw santet lhu !
wadaaw.. jangn atuh Yes...
Hapusntar gimana nasib Woohyun klok gw lhu santet !
#peluk Namoo (*Gyuhams ngasah golok !
Lanjuuutttt yonnnn.....
BalasHapusiya2 ! sip dah
Hapus